# Tags
#Berita

Wakil Bupati Asahan Membuka Acara Seminar Kesehatan Mental bagi Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga di Kabupaten Asahan

IMG_20250929_231953

Kisaran, 29 September 2025 | Pemerintah Kabupaten Asahan bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Wilayah Sumatera Utara menggelar Seminar Kesehatan Mental/Mental Health bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Keluarga pada 29 September sd 02 Oktober 2025 di Hotel Antariksa Kisaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang sedang mempersiapkan keberangkatan ke luar negeri. Seminar ini juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan psikologis, selain keterampilan teknis, agar para pekerja mampu menghadapi tantangan kerja di negara tujuan dengan lebih baik.

Seminar dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Asahan Bapak Rianto SH, MAP, dan dihadiri Kepala BP3MI Wilayah Sumatera Utara, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen memberikan perlindungan dan perhatian bagi para PMI serta keluarganya. “Selain keterampilan dan kemampuan kerja, kesiapan mental merupakan bekal penting agar PMI mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, menghadapi tekanan kerja, serta menjaga kesehatan jiwa selama bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Wilayah Sumut menekankan bahwa kesehatan mental menjadi isu global yang harus diperhatikan dalam penempatan pekerja migran. Pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Asahan, dalam memberikan pembekalan, perlindungan, dan layanan bagi CPMI maupun keluarga mereka.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan menambahkan bahwa kegiatan ini juga selaras dengan kebijakan Pemkab Asahan dalam meningkatkan kualitas SDM daerah, khususnya melalui program pelatihan pra-keberangkatan CPMI. “Kami ingin memastikan para CPMI tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga siap secara mental dan psikologis,”.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *